

Kepala BPKAD Kota Jayapura, Desy Yanti Wanggai
JAYAPURA-Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Desy Yanti Wanggai meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah di Pemkot Jayapura supaya menggenjot penyerapan dana Otsus tahun 2023.
“Jadi kami minta OPD pengelola untuk dapat mempercepat kegiatan, kemudian bisa menyerap maksimal anggaran tersebut,” kata Desy Yanti Wanggai, Rabu (18/10).
Dia menjelaskan, tahun ini tempat Jayapura mendapatkan alokasi dana Otsus sebesar 169 miliar rupiah. Dimana penyaluran dana tersebut dibagi kedalam tiga tahap.
“Kami sudah mengirim laporan untuk tahap III, jadi sudah 100% masuk. Tinggal OPD pengelola dana Otsus untuk dapat menyerap dana tersebut dengan mempercepat kegiatan di lapangan. Karena sekarang sudah bulan Oktober, minggu kedua. Sesuai dengan hasil monitoring triwulan ke III, penyerapannya masih rendah dari sisi realisaai anggaran. Karena sampai saat ini masih 48 persen,”tegasnya.
Dikatakan, porsi anggaran dana otsus yang paling besar nilainya itu ada di Dinas Pendidikan. Itu dimanfaatkan untuk membiayai beberapa program unggulan pemkot Jayapura. Mulai dari memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat asli portnumbai, seperti program Bosda, program beasiswa mahasiswa yang mengenyam pendidikan ke Yohanes Surya, kemudian dukungan terhadap program nasional, yaitu Gasing.
“Jadi pendidikan ini nilainya Rp 67 miliar, ditotal dari spesifikasi grand dan blokgrand,” ujarnya.
Selain untuk pendidikan, alokasi dana Otsus yang paling besar juga ada di Dinas Kesehatan dan beberapa dinas lainya.
“Selain pendidikan, ada kesehatan, infrastruktur, pemulihan ekonomi. Tahun depan alokasi dana Otsus kita dipastikan naik. Karena kami minta semua OPD mempercepat proses penyerapan anggaran tersebut. Ini penting supaya dapat meminimalisir Silpa sampai pada akhir tahun nanti. Jangan sampai Silpa besar, karena ketentuan ini, mereka melihat presentasi, kalau ada silpa nanti alokasi akan dikurangi,” pungkasnya. (roy/tri)
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…