

Kepala BPBD Papua Melianus Aiwui
JAYAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua pada 2025 mengelola dana dari APBD dan Otonomi Khusus (Otsus) sebesar Rp 14 miliar. “Jumlah tersebut sama dengan yang diterima tahun 2024 lalu,” kata Kepala BPBD Papua Melianus Aiwui di Jayapura, Selasa (18/2)
Anggaran yang diterima itu sama dengan tahun lalu sehingga pihaknya akan mengoptimalkan dalam hal penggunaan. BPBD Papua membawahi sembilan kabupaten dan kota dengan beberapa wilayah rawan bencana alam, baik tanah longsor, banjir, maupun rob.
Oleh karena itu, ia mengharapkan, pemda setempat senantiasa mengingatkan warga yang bermukim di daerah rawan bencana agar terhindar dari musibah. “Masyarakat yang bermukim di pinggir pantai, lereng gunung, dan sungai harus waspada, terutama saat hujan deras saat melanda kawasan itu,” kata dia.
Ketika ditanya tentang kesiapan logistik dalam menghadapi bencana, Melianus Aiwui menyatakan, tersedia secara cukup di gudang. Bila ada permintaan dari pemda terkait dengan bantuan kepada korban yang terkena bencana alam, BPBD Papua siap menyalurkan.
“Logistik BPBD Papua cukup tersedia sehingga bila ada bantuan dari daerah yang terkena bencana dapat langsung disalurkan,” kata Melianus Aiwui. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…