

Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje telah memberikan respon positif atas kendala yang dihadapi Dinas Perhubungan Kota Jayapura. Pasalnya, beberapa hari lalu Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, J. Sitorus menjelaskan bahwa saat ini pihaknya kekurangan SDM, khususnya di bidang teknis dan beberapa bidang lainnya.
Hal ini dikhawatirkan akan mempengaruhi kinerja OPD dalam menjalankan program-program sesuai petunjuk teknis yang sudah ditentukan. Menanggapi hal ini, Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje menyampaikan bahwa pihaknya sudah menerima informasi tersebut dan akan diupayakan sesuai dibutuhkan.
“Itu sudah direspon, dan rencananya akan dibekap dengan tenaga P3K dan pegawai yang baru untuk memenuhi kebutuhan Dishub itu,” ujar Evert Merauje saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di kantor walikota, Jumat (17/1).
Karena menurut Kadishub Kota Jayapura, Justin Sitorus, saat ini instansinya hanya memiliki 69 pegawai yang terdiri dari ASN 40 orang sedangkan non ASN 29 orang. Menurutnya jumlah tersebut belum cukup untuk memaksimalkan tugas dan fungsinya di beberapa bidang.
“Saat ini kita sangat kekurangan di bidang pengawasan, pengendalian operasional dan beberapa bidang yang lainnya. Melihat kondisi saat ini, kita butuhkan 20-30 SDM lagi,” ujar Sitorus.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…