Hernawan Priyastomo menjelaskan hubungan mereka dengan RS Provita tidak ada masalah, pembayaran untuk klaim pengobatan selama ini berjalan lancar. Hanya saja managemen rumah sakit mengaku untuk sementara Perjanjian Kerjasama (PKS) untuk tahun 2025 tidak dilanjutkan, lantaran managemen rumah sakit ingin melakukan evaluasi kinerja secara internal.
“Barangkali nanti kerjasama lagi, tapi mereka akan evaluasi dulu, yang pada prinsipnya kami dari BPJS Kesehatan selalu siap kapan saja PKS ini dilanjutkan,” tuturnya.
Ia pun kembali menegaskan meski RS Provita tidak lagi melanjutkan PKS dengan BPJS Kesehatan, namun masih ada rumah sakit lain yang bisa melayani pasien dengan jaminan JKN.
Hal ini juga akan menjadi evaluasi bagi RS Provita sehingga bilamana kedepannya mereka kembali PKS dengan BPJS Kesehatan, maka pelayanannya akan lebih dioptimalkan.
“Karena semua rumah sakit kecuali Provita sudah tandatangan PKS untuk kerjasama tahun 2025, jadi kami harap peserta JKN tidak perlu khawatir soal ini,” imbuh Hernawan Priyastomo. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…