Categories: METROPOLIS

TPP ASN Papua Kini Berbasis Elektronik, Kinerja Jadi Ukuran

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua mulai menerapkan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis elektronik. Kebijakan ini menempatkan disiplin, tanggung jawab dan kinerja sebagai bagian penting dalam menentukan pemberian TPP.

  Implementasi tersebut disosialisasikan melalui Peraturan Gubernur Papua Nomor 50 Tahun 2026 tentang TPP ASN berbasis elektronik di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, Kamis (17/9).

   Gubernur Papua dalam sambutan yang dibacakan Pj Sekda Papua Christian Sohilait mengatakan, pemberian TPP merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan ASN. Namun, hak tersebut harus diimbangi dengan kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

  “Melalui kebijakan ini, kita ingin memastikan bahwa penghargaan terhadap ASN diberikan secara terukur dengan tetap memperhatikan tanggung jawab, kedisiplinan dan hasil kerja dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Christian.

   Ia mengatakan, kondisi fiskal daerah yang terbatas di tengah semakin kompleksnya penyelenggaraan pemerintahan menuntut Pemprov Papua mengelola sumber daya secara efektif, efisien dan bertanggung jawab.

  Karena itu, pemberian TPP disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan harus berjalan seimbang dengan peningkatan disiplin, profesionalisme serta tanggung jawab setiap aparatur.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Posko Ditutup, Seluruh Bantuan Pengungsi Dok V Disalurkan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…

42 minutes ago

Protes Pembongkaran Lapak, Pedagang Ajukan Tuntutan ke Pemkot

   Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…

2 hours ago

Pemerintah Diminta Lebih Serius Tangani Banjir

Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…

3 hours ago

Banyak Karhutla tapi Belum Ada yang Diproses Hukum

Kondisi tersebut ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Jagebob dan melihat langsung lokasi yang…

4 hours ago

Komnas HAM Didesak Investigasi Tewasnya Leonardus Konorop

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…

5 hours ago

Modal Nekat Buka Bengkel, Kadang Sedih Karena Berulang Kali Dibobol Maling

Ya, mungkin dengan cara itu pria bernama Nawir ini bisa merasa tenang usai diterpa musibah.…

6 hours ago