Dia mengatakan setelah proses seleksi pendaftaran, pihaknya akan memverifikasi berkas atau dokumen dari setiap calon dan kemudian setiap calon ini akan mengikuti tahapan ujian dengan menjawab beberapa pertanyaan dari pansel termasuk wawancara.
Karena itu pihaknya berharap perekrutan calon anggota DPRK ini betul-betul memiliki kualitas dan standar yang memang mewakili masyarakat adat dari kampungnya. Sehingga proses ini tidak sekedar untuk memenuhi kuota yang ada.
“Kita hanya butuh 9 kursi, tetapi kalau dari hasil seleksi ini melebihi kuota, kita akan melakukan tahapan semacam meminta pertimbangan dari kampung, nanti mereka yang berembuk, kira-kira siapa yang diutus. Karena setiap kampung itu mengutus lebih dari satu calon,” katanya. (roy/tri)\
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pihak manajemen dan tenaga kesehatan justru menjadikan kondisi ini sebagai pemantik untuk terus maju…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH, menekankan dari hasil pemeriksaan yang…
Polres Jayapura menetapkan EW (43), seorang ibu rumah tangga sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap…
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku, S.Pd.,…
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat rivalitas kedua tim di Grup Timur. Selain itu, laga…
Ketua Panja DPRK Kota Jayapura, Ismail Bepa, meminta Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo,…