Dia mengatakan setelah proses seleksi pendaftaran, pihaknya akan memverifikasi berkas atau dokumen dari setiap calon dan kemudian setiap calon ini akan mengikuti tahapan ujian dengan menjawab beberapa pertanyaan dari pansel termasuk wawancara.
Karena itu pihaknya berharap perekrutan calon anggota DPRK ini betul-betul memiliki kualitas dan standar yang memang mewakili masyarakat adat dari kampungnya. Sehingga proses ini tidak sekedar untuk memenuhi kuota yang ada.
“Kita hanya butuh 9 kursi, tetapi kalau dari hasil seleksi ini melebihi kuota, kita akan melakukan tahapan semacam meminta pertimbangan dari kampung, nanti mereka yang berembuk, kira-kira siapa yang diutus. Karena setiap kampung itu mengutus lebih dari satu calon,” katanya. (roy/tri)\
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Inovasi tersebut diluncurkan 21 Juli 2026, bertepatan dengan penyerahan 192 siswa baru. Aplikasi presensi…
Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura, dari Januari hingga 14…
Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Pengangkatan Otonomi Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, mengatakan…
Usai perbaikan fisik rampung, tahap flushing dan pengisian kembali jaringan pipa langsung dijalankan. Mengingat…
Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan kesalahpahaman dan memberikan penjelasan yang terukur mengenai bentuk keterlibatan…
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura, Heri Purnomo, S.Si, menyampaikan bahwa secara umum kondisi cuaca…