

Salah satu UMKM yang dilibatkan dalam kegiatan di lingkungan Kantor Gubernur Papua belum lama ini. (foto:Dok/Cepos)
JAYAPURA-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua terus memperkuat pembinaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan menyeluruh dari sisi produksi hingga pemasaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di daerah. Kepala Perwakilan BI Papua Warsono, mengatakan pembinaan tersebut dilakukan secara terstruktur melalui pengembangan klaster unggulan daerah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
“Pada aspek produksi kami memberikan pendampingan teknis kepada UMKM agar mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk sesuai standar pasar,” katanya di Jayapura Sabtu.
Menurut Warsono, selain itu, pelaku usaha juga didorong untuk memperkuat kelembagaan dan legalitas usaha melalui pendekatan korporatisasi. “Selanjutnya dari sisi pemasaran, kami mendorong UMKM untuk memperluas akses pasar baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional melalui fasilitasi promosi dan keikutsertaan dalam berbagai pameran,” ujarnya.
Dia menjelaskan, BI Papua juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui program onboarding dan penggunaan sistem pembayaran berbasis QRIS guna mendukung efisiensi transaksi serta pencatatan keuangan usaha.
“Lalu penguatan akses pembiayaan dilakukan melalui pendampingan penyusunan laporan keuangan dan business matching dengan lembaga keuangan, sehingga meningkatkan kepercayaan perbankan terhadap UMKM,” katanya lagi.
Page: 1 2
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…