Categories: METROPOLIS

Restorasi Kawasan Mangrove,  PLN Tanam 1.000 Bibit Mangrove

JAYAPURA-Guna mendukung kelestarian kawasan hutan mangrove, PLN bersama Komunitas Rumah Bakau menggelar aksi penanaman 1.000 bibit pohon mangrove di Taman Wisata Alam (TWA) Teluk Youtefa, Kampung Enggros, Kota Jayapura.

  Kegiatan yang merupakan salah satu bentuk Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN tersebut dihadiri langsung oleh beberapa stakeholder serta pemangku kepentingan lain seperti, anggota Kodim 1701Jayapura, Anggota Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, serta Saka Bahari Lantamal X Jayapura.

   Penjabat Walikota Jayapura, Christian Sohilait mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang berkolaborasi dengan Komunitas Rumah Bakau dalam menginisiasi kegiatan restorasi hutan mangrove untuk maryarakat Kampung Enggros.

   “Dengan menanam pohon, kita memberikan kontribusi positif terhadap kualitas udara, iklim mikro dan ekosistem di sekitar kita. Selain mencegah abrasi, kegiatan penanaman bibit mangrove ini akan menyediakan ruang atau rumah baru untuk biota laut disepanjang pantai dan teluk.” ujar Christian.

  Ketua Komunitas Rumah Bakau, Gamel Abdel Naser menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar ini masih menjadi satu rangkaian terhadap upaya PLN dan komunitas untuk menjaga lingkungan di Kota Jayapura.

   Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono menjelaskan bahwa PLN juga ingin turut andil dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan melalui program TJSL PLN. Program-program yang dijalankan harus mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SGDs).

   “Komitmen PLN dalam mendukung program Net Zero Emission pemerintah, tidak hanya diupayakan dengan berbagai langkah penerapan transisi energi dalam penyediaan listrik namun juga dalam bentuk melestarikan alam khususnya di Papua yang terkenal akan kekayaan hutannya. PLN berharap ini bisa menjadi kegiatan yang berkelanjutan sehingga ekosistem alam tetap seimbang tanpa mengganggu aspek kehidupan lainnya seperti kesehatan hingga perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (*/humas)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Ungkap Fakta yang Terjadi dan Berbagai Peristiwa yang Pengaruhi Orang Papua

Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…

28 minutes ago

Kemendagri, Pemprov Papeg Dan Delapan Pemkab Serukan Konflik Berhenti!

Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…

2 hours ago

Masa Bongkar Semakin Panjang, PT SPIL Bongkar Kontainer di Timika

Kepala Cabang PT SPIL Merauke Puji Harmoko, ketika ditemui media ini mengungkapkan pembongkoran kontainer yang…

3 hours ago

Laka Tunggal Minibus Karena Pengemudi Ngebut

Sebuah minibus Dutro yang mengalami kecelakaan pada Jumat (15/5) lalu diduga karena kecepatan tinggi saat…

4 hours ago

Redam Konflik di Wamena, Bupati Tolikara : Jangan Tumpahkan Darah di Honai Kita Sendiri!

Dengan suara penuh empati dan ketegasan, ia mengingatkan bahwa Wamena bukan hanya sebuah kota, tetapi…

5 hours ago

Dampak Konflik, Banyak Warga Mengungsi

Banyaknya pengungsi yang masuk ke tempat tersebut membuat Pemprov Papua Pegunungan sejak semalam berupaya untuk…

6 hours ago