

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura terus mendorong percepatan pembentukan dan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari program nasional pemberdayaan ekonomi masyarakat yang diinisiasi Pemerintah Pusat. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengikuti secara virtual peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Zoom Meeting, Sabtu (16/5).
Usai mengikuti kegiatan tersebut, Rustan Saru menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Jayapura saat ini tengah mempersiapkan infrastruktur dan administrasi guna mendukung keberadaan koperasi Merah Putih di seluruh wilayah kelurahan dan kampung di Kota Jayapura.
Menurutnya, pembangunan salah satu unit koperasi saat ini sedang berlangsung di Kelurahan Koya Barat dengan progres pembangunan mencapai sekitar 80 persen.
“Bangunan tersebut merupakan bagian dari program yang didukung langsung oleh Pemerintah Pusat melalui program Koperasi Merah Putih,” Ujar Rustan Saru.
Untuk Kota Jayapura, saat ini ada satu unit yang sedang dibangun di Kelurahan Koya Barat dan progresnya sudah mencapai sekitar 80 persen. Itu merupakan pembangunan dari program Koperasi Merah Putih yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia. Selain pembangunan fisik tersebut, Pemerintah Kota Jayapura juga telah menyiapkan sedikitnya lima kelurahan yang sudah mulai beroperasi menggunakan kantor sendiri. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menyiapkan lokasi dan mendukung kesiapan operasional koperasi di tingkat kampung maupun kelurahan.
“Kami di Pemerintah Kota Jayapura sudah menyiapkan lima kelurahan yang telah beroperasi menggunakan kantor sendiri. Tugas pemerintah kota adalah menyiapkan lokasi dan melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan maupun distrik,” ungkapnya.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…