

Kepala Dinas Kehutanan dan lingkungan hidup Provinsi Papua kembali menyerahkan upah kerja kepada kelompok tani hutan, Jumat (16/2). (FOTO:Mboik Cepos)
JAYAPURA-Program pemerintah provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup yang melakukan penanaman pohon bambu di sepanjang 78 KM di kawasan penyangga Cyclops, mendapat tanggapan yang sangat positif dari masyarakat di Kota dan kabupaten Jayapura.
Salah satu warga, yang ikut dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) mengaku, sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Di mana program itu memberikan pemberdayaan secara ekonomi bagi masyarakat. Kemudian yang paling penting adalah ada manfaat jangka panjang yang akan diterima oleh masyarakat di kabupaten dan Kota Jayapura.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua yang telah menggagas program ini sehingga kemudian bisa melakukan penanaman pohon di sepanjang kawasan penyangga,” kata salah satu pemuda, Mesak Taime, Jumat (16/2).
Dia berharap ke depan ada lagi program semacam itu yang yang diturunkan oleh pemerintah, karena program tersebut sangat berdampak baik terhadap pemberdayaan ekonomi dan juga manfaat jangka panjangnya terutama dalam upaya penanganan dan penyelamatan kawasan penyangga Cyclops.
“Di daerah saya karena ada kerusakan pada kawasan penyangga pernah terjadi banjir dan masyarakat yang mengalami langsung kerugian dari peristiwa tersebut. Kami berdampak besar dengan kerusakan Cyclops. Sarapan kami ke depan pemerintah tidak habis sampai di sini untuk melakukan penghijauan atau Penanaman kembali. Sehingga ke depan kondisi Cyclops ini bisa kembali pulih seperti sedia kala,” bebernya.
Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan dan lingkungan hidup Provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray mengatakan, melalui upah kerja yang diberikan oleh pemerintah dalam program penanaman pohon di kawasan penyangga Cyclops itu merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.
“Ini merupakan program pemerintah untuk mengamankan siklus tetapi juga melalui program ini, tidak secara langsung memberikan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat terutama yang tinggal di sepanjang kawasan penyangga,” katanya.
Seperti diketahui Dinas Pertanian dan lingkungan hidup Provinsi Papua masih terus melakukan pembayaran upah kerja bagi para kelompok tani hutan yang sudah melakukan penanaman pohon bambu di sepanjang kawasan penyangga Cyclops. (roy/tri).
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…