

Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri dan Aryoko Rumaropen saat tiba di Bandara Sentani dan dijemput oleh para pimpinan OPD, Kamis (16/10). (Foto/Humas Pemprov)
JAYAPURA – Usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Rabu (8/10) lalu, akhirnyha Gubernur Papua, Mathius Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, kembali ke Jayapura, Kamis (16/10).
Kedatangannya disambut oleh Pj Sekda Papua, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur terkait, di Bandara Sentani. Selain itu, masyarakat juga terlihat menyambut kehadiran dua putra terbaik Papua tersebut. Setelahnya, orang nomor satu di Papua itu datang ke kantor gubernur.
“Saya sudah ke kantor (kantor gubernur), dan sudah ke kediaman. Dua hari ke depan, saya akan kumpulkan semua kepala daerah untuk menyampaikam visi-misi saya tentang bagaimana membangun Papua,” katanya, kepada wartawan, saat mendatangi Kantor Golkar.
“Saya sudah beraktivitas, saya sudah mulai kerja. Menjadi gubernur bukan lagi mengatur ngatur segala macam, namun saya langsung kerja,” sambungnya.
Fakhiri menyadari bahwa dirinya menjadi gubernur di penghujung tahun atau triwulan terakhir. Dimana semua uang sudah terbagi habis, namun menurutnya itu bukan sebuah alasan. “Itu bukan sebuah alasan, saya akan terus berlari dan saya pastikan akan tancap gas,” ujarnya.
Ia pun mengaku akan bekerja sama dengan semua kepala daerah yang sudah dilantik menjadi bupati, dan semua staf-staf yang ada di kantor gubernur.
“Saya akan bekerja sama dengan para kepala daerah dan semua staf saya yang ada di kantor gubernur, teman-teman DPR dan partai pengusung saya. Sehingga apa yang sudah kita sampaikan ke masyarakat bisa sama-sama kita bekerja di sisa waktu tiga bulan ini,” ungkapnya.
Page: 1 2
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…