

Kasatgas Humas ODC, Kombes Pol Yusuf Sutejo.
JAYAPURA-Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC) terus melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan sopir bernama Bahar bin Saleh (55) yang tewas secara tragi. Bahar meninggal usai dianiaya secara brutal di halaman Gereja GIDI Siloam, Jalan Poros Logpon Kilometer 4, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Selasa malam (14/10) sekitar pukul 20.05 WIT.
Pelaku penyerangan diduga kuat merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan diri mereka Kodap XVI Yahukimo. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan kini tengah memburu para pelaku hingga ke persembunyian mereka.
“Proses pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan. Ini tindakan keji yang tidak boleh dibiarkan begitu saja,” tegas Yusuf di Jayapura, Kamis (16/10).
Yusuf menjelaskan, berdasarkan hasil analisis Operasi Damai Cartenz, aksi kekerasan yang dilakukan kelompok KKB di Yahukimo akhir-akhir ini cenderung didominasi oleh anak-anak muda atau yang disebut Gen Z.
“Kalau KKB yang senior itu mereka tidak pernah menyerang gereja, sekolah, maupun Orang Asli Papua. Tapi sekarang ini polanya sudah brutal. Semua diserang tanpa pandang bulu, dan itu menunjukkan pelakunya banyak anak-anak gen z,” ujarnya.
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…