“Anak-anak ini yang terus mendapat tekanan akan berdampak buruk pada dia punya masa depan. Masa depannya tidak sebaik apa yang dia inginkan karena tekanan-tekanan yang terus-menerus di alami. Begitu juga dengan istri atau ibu-ibu selain dia mendapatkan kekerasan fisik, bisa juga menambah beban psikisnya,” imbuhnya.
Dia menambahkan dari hasil pendampingan yang dilakukan selama ini, pemicu dari berbagai aksi kekerasan dalam rumah tangga ini disebabkan karena minuman keras. Itu tidak saja menimpa perempuan atau anak orang asli Papua, tetapi juga masyarakat Papua Nusantara. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…
Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…