

Suasana orientasi kedewanan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua bagi 35 anggota DPRK Jayapura periode 2024-2029 di Jayapura, Rabu (16/10).(FOTO Foto/antara)
JAYAPURA – Sebanyak 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura, Provinsi Papua menjalani masa orientasi kedewanan guna memperkuat kapasitas setiap anggota.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Aparatur Papua Elsye Rumbekwan mengatakan kinerja anggota DPRK menjadi tolak ukur kemajuan pembangunan Kota Jayapura sehingga perlu mendapatkan penguatan dalam wawasan dan pengetahuan mengenai tugas dan fungsi kedewanan.
“Dengan demikian dalam melaksanakan tugas mereka mampu menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat dengan baik,” katanya di Jayapura, Rabu (16/10).
Menurut Rumbekwan, DPRK Jayapura berasal dari berbagai latar belakang dan pengalaman yang berbeda dengan demikian tambahan pengetahuan selama masa orientasi diharapkan semakin meningkatkan wawasan setiap anggota.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut lahir dari kebijakan pemerintah guna memberikan penguatan kepada setiap anggota dewan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas saat melakukan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat.
“Tetapi juga sebagai lembaga yang menentukan pembiayaan dalam pembangunan kemudian menyetujui peraturan yang akan dilaksanakan,” ujarnya.
Dia menambahkan terkait itu maka anggota dewan yang baru dilantik ini harus dibekali oleh berbagai aturan pemerintah yang mengatur terkait hal-hal berkaitan dengan tugas dan fungsi anggota dewan ke depannya.
“Kami meyakini dengan adanya orientasi kedewanan ini dapat menyegarkan pemahaman dari anggota dewan dalam menjalankan tugas nanti,” katanya lagi.
Sekadar untuk diketahui 35 anggota DPRK Jayapura telah dilantik pada Senin 14 September 2024. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…