Categories: METROPOLIS

Universitas Muhammadiyah Papua Gelar Wisuda Sarjana Prodi Ilmu Komunikasi

JAYAPURA-Universitas Muhammadiyah Papua (UM Papua) melaksanakan wisuda angkatan ke-18 Program Studi Ilmu Komunikasi yang terdiri dari tiga konsentrasi, yaitu public relations, jurnalistik, dan broadcasting di Hotel Grand Abe, Abepura (Rabu, 17/05/2023). Jumlah wisudawan dan wisudawati 66 orang.

Jika dirunut dari sejak status sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Muhammadiyah, ini merupakan wisuda ke-18. Dalam status UM Papua, wisuda uni merupakan yang ketiga kalinya sejak tahun 2020.

Pada acara wisuda kali ini, hadir Plh. Gubernur Provinsi Papua yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua, Suzana D. Wanggai, S.Pd, M.Soc.Sc., pimpinan FORKOPIMDA Provinsi Papua, Walikota Jayapura yang diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Keuangan, Frederik Awarawi, S.H, M.Hum., Kepala LLDIKTI Wilayah XIV, Dr. Suriel S. Mofu, S. Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil., yang hadir secara virtual, Anggota Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Tobroni, M.Si., yamg juga hadir secara virtual, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiah Papua, para pimpinan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah tingkat wilayah Papua dan Kota Jayapura, Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta mitra UM Papua.

Dalam laporan akademik Rektor Prof. Dr. H.R. Partino, M.Pd., menyampaikan bahwa Universitas Muhammadiyah Papua secara resmi berdiri dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Sosial nomor 937/M/Oktober 2020. UM Papua merupakan perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Muhammadiyah Jayapura.

“Tentang wisudawan saat ini, 66 orang terdiri dari 47 laki-laki dan 19 orang perempuan. UM Papua saat ini baru mewisuda lulusan dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Program Studi lainnya paling cepat tahun 2024 karena sekarang baru masuk semester 4, tapi sekaligus dengan wisuda Program Magister Ilmu Komunikasi,” paparnya.

Partino juga menyampaikan bahwa menurunnya jumlah wisudawan dibanding tahun sebelumnya sebagai dampak sosial pandemik Covid-19, dimana sebagian mahasiswa mengalami kesulitan finansal. Oleh karenanya UM Papua berharap adanya perhatian dari para pihak, terkhusus Pemerintah, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah dan mendukung suksesnya pendidikan tinggi di tanah Papua.

Dalam sambutannya, Thobroni yang hadir secara virtual menyampaikan harapan kepada wisudawan agar menjadi sarjana yang ilmunya bermanfaat, menjadi sarjana yang akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa, tidak hanya di Papua, tapi menjadi pemimpin Indonesia. Ia juga berharap wisudawan wisudawati juga bisa menjadi anak yang salih dan salihah, yang senantiasa berbakti kepada orangtua, kepada nusa dan bangsa.

Suriel Mofu menyampaikan dalam sambutan virtualnya bahwa tantangan utama yang dihadapi di Papua dalam hal pendidikan tinggi adalah ketidakmampuan masyarakat membiayai pendidikan tinggi. Hal itu disebutnya penyebab yang mengakibatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Papua hanya 11 persen, karena rata-rata penghasilan orangtua dibawah 2 juta perbulannya. Ia menambahkan bahwa Kementerian Pendidikan kemudian beserta LLDIKTI, melalui perguruan tinggi memberikan beasiswa ke seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta yang tersebar ke seluruh papua.

Suzana menilai Universitas Muhammadiyah Papua telah berkiprah bagi pembangunan Papua, khususnya dalam bidang pendidikan yaitu mencerdaskan putra-putri Papua sebagai generasi emas harapan bangsa. Ia juga menyampaikan harapan, Universitas Muhammadiyah Papua terus melakukan berbagai terobosan-terobosan yang membawa manfaat bagi masyarakat di Tanah Papua. (humas/tri)

newsportal

Recent Posts

Nasib Rahmad Darmawan Ditentukan Pekan Depan

Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…

5 hours ago

Lagi, 7 Jenazah Korban Jembatan Roboh Ditemukan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…

6 hours ago

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara Polri Transparan

Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…

7 hours ago

Siap Bentuk Mutiara Digital di Batas Kota, Melawan Keterbatasan dengan Prestasi

Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…

8 hours ago

Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…

9 hours ago

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

10 hours ago