Hal ini dilakukan aparat keamanan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan terhadao pengendara atau pengguna jalan lainnya. Akibatnya demo ricuh ini, aktifitas perekonomian di wilayah Abepura dan sekitarnya terhambat, pusat pembelanjaan, pertokohan, perkantor, dan sekolah-sekolah mendadak tutup karena panik.
Dari pantauan Cenderawasih Pos aktifitas di wilayah Abepura kembali normal sekira pukul 13.00 WIT setelah masa aksi dibubarkan paksa oleh aparat keamanan. Pusat perbelanjaan, toko-toko, perkantoran hingga sekolah kembali dibuka.
Suasana di Tugu Pendidikan doi lingkaran Abepura terlihat ramai aktifitas masyarakat yang kembali berjalan normal. Para pelajar, pegawai kantor dan karyawan mulai terlihat, ada yang jalan kaki adapula yang mengunakan kendaraan pribadi dan dijemput orang tua.
Akibat sempat demo ricuh ini, sejumlah anak sekolah terpaksa harus dijemput orang tuannya saat pulang. Seperti halnya di SMP YPPK Paulus, anak-anak baru boleh keluar sekolah setelah dijemput orang tua atau keluarganya.(jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut BTM, manajemen berharap Komdis PSSI dapat melihat kronologi persoalan secara lebih jeli, bijaksana, dan…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan bakal menyalurkan beragam bantuan untuk warga yang berdomisili di Kampung Ihalik,…
“Pada Minggu, 17 Mei 2026, di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, telah…
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dari total 41 orang yang diamankan,…
Gubernur Papua Pegunungan memastikan telah membuat laporan polisi ke Polres Jayawijaya atas informasi hoaks yang…
Jalannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dasar (SD) di Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat…