Categories: METROPOLIS

Mabes Polri : Tiap Hari Ribuan Hoax Menyebar

AWAS HOAX – Kabag Disindig Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Heru Yulianto SIK ketika memberikan materi soal Literasi Media Generasi Millenial Anti Hoax  di Hotel Aston Jayapura, Kamis (16/5). Polri akui setiap hari ada  ribuan berita hoax yang tersebar. ( FOTO : Gamel Cepos )

Polda Papua Ingatkan Jejak Digital Bisa Berlaku Seumur Hidup

JAYAPURA – Masivenya penyebaran hoax yang terjadi setiap hari dan dilakukan berbagai kalangan dianggap berpotensi menimbulkan efek buruk dari aspek kehidupan sosial masyarakat. Sudah banyak contoh orang  yang  akhirnya harus berproses hukum akibat salah dalam mensikapi teknologi. Untuk Papua juga bukan tanpa kasus. Sudah beberapa netizen harus diperhadapkan dengan undang-undang ITE yang juga berakhir dengan pidana. 

 Mirisnya pelaku penyebar hoax ternyata tak hanya dilakukan oleh kaum anak-anak sekolah atau millenial tetapi ada juga yang berstatus orang terpelajar bahkan akademisi. Mudahnya siapapun berpeluang diproses hukum bila salah dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dalam hal ini informasi melalui internet. “Setiap individu bisa mengakses tulisan, video gambar dengan internet dengan mudah, siapa saja bisa dan ada efek positif maupun negatif. Positifnya adalah setiap penggiat medsos bisa mendapatkan akses informasi dan interaksi tanpa dibatasi ruang dan waktu namun bisa juga menimbulkan efek negarif karena melanggar hukum,” kata Kabag Disindig Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Heru Yulianto SIK ketika memberikan materi soal Literasi Media Generasi Millenial Anti Hoax  di Hotel Aston Jayapura, Kamis (16/5).

 Kegiatan ini juga melibatkan humas Polda Papua, Kominfo Provinsi Papua maupun Kabupaten Jayapura  dan akademisi termasuk komunitas, jurnalis serta admin media sosial. Mabes Polri menganggap bahwa pemahaman soal bagaimana memanfaatkan internet dengan baik harus tumbuh dan dipahami masyarakat sebab semua ketika postingan tersebut selesai diklik artinya semua bisa menjadi terperiksa. Selain itu semua jejak digital yang sudah pernah terposting akan bersifat abadi atau tak bisa terhapus. Semuan data dan informasi yang sudah diunggah akan tetap ada karena tersimpan dalam data scrip. 

 Penggunaan internet atau media sosial secara bijak perlu  diterapkan mengingat dalam sehari menurut data Mabes Polri ada ribuan informasi hoax yang beredar dan itu mengancam. “Apalagi kebiasaan mengkroscek atau mengklarifikasi informasi yang diterima hanya 1 persen sedangkan 48 persen lainnya dalah menyebar atau meneruskan informasi tersebut. Ini artinya hoax itu mudah sekali disebar dan snagat sedikit yang mengklarifikasi,” imbuh Heru. Pihak Diskominfo Provinsi Papua, Rianti SE, M.Si  juga tak menampik jika setiap harinya hoax banyak beredar. 

 Bahkan ada kecenderungan di untuk 2018 ke 2019 akan mengalami peningkatan. Ia membeberkan sedikit ciri hoax biasanya pertama yaitu heboh, omong kosong, aneh, kepo dan serampangan. “Dan generasi yang lahir di tahun 1980 – 2000 merupakan generasi yang paling mudah menjadi pelaku dan korban dari hoax itu sendiri,” katanya. Disini pihak mabes Polri juga meminta agar publik di Papua bis alebih smart dalam  bermedia sosial ataupun meanfaat internet. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

5 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

6 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

7 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

8 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

9 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

10 hours ago