

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat meberikan arahan dalam pisah sambut Polresta di Aula Sian Soor kantor walikota, Selasa (15/4). (foto: Takim/Cepos)
JAYAPURA – Sagu merupakan suatu bagian yang tidak terpisahkan bagi masyarakat Indonesia Timur khususnya Papua dalam hal ini Kota Jayapura. Sagu dikenal sebagai makanan pokok bagi warga bumi Cenderawasih yang sudah turun temurun.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan bahwa dirinya sebagai anak kampung yang sudah lahir besar dengan sagu. Sebagai salah satu makanan pokok tradisional, Abisai Rollo berkomitmen akan membudidayakan tanah sagu di Kota Jayapura.
“Untuk Kota Jayapura, kawasan sagu yang paling banyak itu di wilayah saya Distrik Muaratami, yang pasti kedepannya kita akan melakukan budidaya dengan melakukan penanaman bibit ulang,” ujar Abisai Rollo disela pisah sambut Polresta Jayapura di Aula Sian Soor walikota, Selasa (15/4).
Dengan pengalaman Kapolresta Kota Jayapura yang baru, bagi Abisai Rollo bisa menjadi potensi yang kuat apalagi berkolaborasi dengan Pemkot Jayapura. “Nanti kita sama-sama dengan Polresta untuk membudidayakan sagau di Kota ini,” ungkapnya.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada bahan makanan impor. Selain itu, budidaya sagu juga dapat membantu menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di daerah tersebut.
“Selain memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tanamsagu ini juga bagus untuk melestarikan lingkungan, jadi banyak manfaat yang perlu kita ambil di situ,” tuturnya.
Ditambahkan Kapolresta Kota Jayapura yang baru, AKBP Fredrickus Williamson Agusthinus Maclarimboen menyampaikan bahwa dirinya sudah melakukan program tersebut selama menjabat jadi Kapolres Kabupaten Jayapura.
“Pengalaman saya di Kabupaten Jayapura, banyak hal yang perlu disediakan selain karkteristik lahan yang memadai ada juga hal-hal teknis yang perlu diperhatikan,” ungkapnya.
Namun jika kolaborasi dengan pemerintah kota, menurut mantan Kapolres Kabupaten Jayapura itu program ini bisa berjalan dengan baik. “Pada prinsipnya kami siap-siap saja, apalagi untuk melestarikan makanan khas Papua ini tentu kita harus mendukung dan bergerak bersama,” tuturnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…