

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat meninjau kerja bakti di sepanjang Skyland, Jumat (14/3). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura telah mengeluarkan surat edaran walikota terkait kerja bakti yang dilakukan setiap hari Jumat (Jumat Bersih) dalam rangka meningkatkan keindahan, kebersihan dan keteduhan di Kota Jayapura.
Pelaksanaan Jumat bersih pertama dilakukan, 14 Maret 2025, dimana Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota, Rustan Saru turut hadir dan memantau langsung kegiatan kerja bakti tersebut.
“Jumat bersih pertama hari ini, Jumat (14/3), saya dari jam 6 pagi sudah mulai cek, dari lingkaran Abepura hingga taman Imbi Kota,” ujar Abisai Rollo usai kegiatan.
Kegiatan Jumat bersih ini melibatkan ASN, sekolah-sekolah, pegawai swasta, tempat usaha dan juga semu masyarakat Kota Jayapura, namun hari pertama dilaksanakan, antusias ASN dan semua stekholder yang dimaksud masih minim.
“Untuk hari pertama ini kita masih maklumi, namun mulai Jumat besok kita harus tegas, khusus ASN, pimpinan OPD harus arahkan pegawainya, bila perlu buatkan daftar hadir khusus, jika tidak patuh maka akan ada sanksi yang harus diterima,” tegasnya.
Pimpinan OPD diminta harus bisa memastikan para pegawainya untuk terlibat dalam kegiatan bersih-bersih ini. “Keterlibatan para ASN atau pegawai itu merupakan tanggung jawab pimpinan OPD untuk mengkordinir dalam kerja bakti tersebut,” tuturnya.
Abisai Rollo berharap bahwa momentum ini dapat memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan. Mari mulai dari hal kecil, ASN harus bisa memberikan contoh kepada masyarakat, jika ini dilakukan secara kolektif, dampaknya akan sangat besar,” bebernya.
Untuk sekolah-sekolah dan juga pegawai swasta dan pertokoan juga sama, diminta untuk menyikapi edaran walikota terkait kerja bakti setiap hari Jumat tersebut. “Dalam edaran itu cukup jelas, kegiatan dimulai jam 7 pagi sampai selesai, dan ini akan dilaksanakan rutin setiap hari Jumat,” ungkapnya.
“Untuk sekolah-sekolah itu dimulai dari lingkungan sendiri dan halaman depan, sama dengan kantor swasta juga pertokoan, yang penting ruang lingkup sekitar terlihat indah dan bersih,” lanjutnya.
Page: 1 2
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…