

Kepala Pelni Cabang Jayapura, Nurul Azhar saat menjelaskan ke wartawan terkait aplikasi Pelni Mobile sekaligus memperlihatkan tempat penjualan Tiket Pelni Cabang Jayapura di Kantor Cabang Pelni Jayapura, Jumat (14/3). (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni Cabang Jayapura, memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 terjadi pada 16 Maret 2025. Sedangkan puncak arus balik pada 7 April 2025, di Pelabuhan Jayapura.
Kepala Pelni Cabang Jayapura, Nurul Azhar menyebut penumpang arus mudik Lebaran di Pelabuhan Jayapura tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Berbeda dengan saat mudik Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang mengalami peningkatan.
“Penumpang yang mudik Lebaran tidak sampai 2 000 orang, masih banyak tempat yang belum terisi di kapal,” ucap Azhar dalam keterangan persnya kepada wartawan di Kantor Pelni Cabang Jayapura, Jumat (24/3).
Dijelaskan, Pelni telah menyiapkan lima kapal untuk melayani mudik Lebaran. Tujuan utama penumpang yang mudik adalah Ambon, Bau-bau, dan Makassar.
Sedangkan untuk rute intra Papua, penumpang banyak menuju Nabire, Biak, dan Serui. Terutama karena bertepatan dengan libur nasional, sehingga beberapa penumpang juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berlibur di daerah-daerah tersebut.
Untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada calon penumpang, Pelni Cabang Jayapura telah memperkenalkan aplikasi Pelni Mobile. Dengan aplikasi ini, calon penumpang dapat dengan mudah membeli tiket secara online.
“Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk memudahkan proses pembelian tiket,” imbuhnya.
Adapun aplikasi Pelni Mobile adalah aplikasi resmi dari PT Pelni yang memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai transaksi dan akses informasi terkait layanan Pelni, antara lain bisa memesan tiket kapal Pelni secara online dan mudah, dapat mengecek jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal Pelni, dapat mengecek harga tiket kapal, dapat melakukan pembayaran tiket.
“Pengguna dapat mengakses informasi terkait layanan Pelni, seperti rute perjalanan, jenis kapal, dan lain-lain termasuk dapat mengajukan pengaduan atau saran terkait layanan Pelni dan ada dapat mengakses informasi terkait promosi dan diskon yang ditawarkan oleh Pelni,”ungkapnya.
Dengan menggunakan aplikasi Pelni Mobile, pengguna dapat melakukan transaksi dan mengakses informasi terkait layanan Pelni dengan lebih mudah dan efisien.
Agar mudik tetap tenang dan nyaman, Pelni mengimbau penumpang bisa menaati aturan yang ada tidak boleh membawa barang yang dilarang seperti Miras, mengkonsumsi Miras, membawa narkoba dan membawa binatang di atas kapal. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…