Ke depan, PT AMJ berencana melakukan relokasi pipa utama di lokasi rawan tersebut ke arah badan jalan pada ruas jalur alternatif, guna mengantisipasi kerusakan berulang akibat pergeseran tanah.
“Kendala utama kami saat ini adalah keterbatasan anggaran. Relokasi pipa membutuhkan biaya yang cukup besar, sementara kemampuan anggaran internal belum mencukupi. Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah,” tuturnya.
Ia menambahkan, jalur pipa di kawasan tersebut kerap mengalami kerusakan akibat kondisi tanah yang labil, sehingga relokasi ke titik yang lebih aman menjadi kebutuhan mendesak demi menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Jayapura.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…
Pelarangan pemutaran film Pesta Babi di sejumlah daerah dan lingkungan kampus menuai kritik dari kalangan…
Timika dipilih menjadi tuan rumah, menggeser dominasi ibu kota provinsi berkat kelengkapan fasilitas publiknya. Ajang…
ndoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu yang juga Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Orgenes Kaway…
Plt Kepala Dinas Kominfo Jayawijaya Imanuel Medlama, S.STP, M.Si menyatakan pemanfaatan hak tayang layanan Informasi…
Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar kabupaten yang lebih maju dapat menopang daerah yang masih…