Ke depan, PT AMJ berencana melakukan relokasi pipa utama di lokasi rawan tersebut ke arah badan jalan pada ruas jalur alternatif, guna mengantisipasi kerusakan berulang akibat pergeseran tanah.
“Kendala utama kami saat ini adalah keterbatasan anggaran. Relokasi pipa membutuhkan biaya yang cukup besar, sementara kemampuan anggaran internal belum mencukupi. Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah,” tuturnya.
Ia menambahkan, jalur pipa di kawasan tersebut kerap mengalami kerusakan akibat kondisi tanah yang labil, sehingga relokasi ke titik yang lebih aman menjadi kebutuhan mendesak demi menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Jayapura.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…