Ke depan, PT AMJ berencana melakukan relokasi pipa utama di lokasi rawan tersebut ke arah badan jalan pada ruas jalur alternatif, guna mengantisipasi kerusakan berulang akibat pergeseran tanah.
“Kendala utama kami saat ini adalah keterbatasan anggaran. Relokasi pipa membutuhkan biaya yang cukup besar, sementara kemampuan anggaran internal belum mencukupi. Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah,” tuturnya.
Ia menambahkan, jalur pipa di kawasan tersebut kerap mengalami kerusakan akibat kondisi tanah yang labil, sehingga relokasi ke titik yang lebih aman menjadi kebutuhan mendesak demi menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Jayapura.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…