Ke depan, PT AMJ berencana melakukan relokasi pipa utama di lokasi rawan tersebut ke arah badan jalan pada ruas jalur alternatif, guna mengantisipasi kerusakan berulang akibat pergeseran tanah.
“Kendala utama kami saat ini adalah keterbatasan anggaran. Relokasi pipa membutuhkan biaya yang cukup besar, sementara kemampuan anggaran internal belum mencukupi. Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah,” tuturnya.
Ia menambahkan, jalur pipa di kawasan tersebut kerap mengalami kerusakan akibat kondisi tanah yang labil, sehingga relokasi ke titik yang lebih aman menjadi kebutuhan mendesak demi menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Jayapura.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
“Perbatasan tidak boleh hanya dipandang sebagai garis pemisah, tetapi harus menjadi ruang perjumpaan, ruang…
Stok beras di Merauke, Papua Selatan, mulai mengalami penurunan sejak Agustus 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi…
Penegasan tersebut terutama ditujukan kepada pedagang yang berasal dari luar wilayah Kota Jayapura, seperti…
Papua Selatan dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kawasan strategis dalam pembangunan lumbung…
Abisai mengatakan, keberadaan area parkir menjadi salah satu bagian penting dalam penataan pasar. Masyarakat…
Maraknya aksi tawuran yang berulang pada malam hari memaksa aparat kepolisian memperketat pengawasan di titik-titik…