

Kepala Damkar Kota Jayapura, Roberth Jhon Betaubun (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA -Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jayapura, Roberth Jhon Betaubun, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang bisa terjadi kapan saja. Menurutnya, Kota Jayapura termasuk salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran cukup tinggi.
“Melihat berbagai peristiwa kebakaran yang sudah terjadi, sebagian besar disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan kehati-hatian masyarakat dalam menjaga lingkungan tempat tinggalnya,” ungkap Jhon Betaubun saat ditemui Cenderawasih Pos di Kantor Damkar Entrop, Senin (14/10).
Ia menjelaskan, sejumlah faktor pemicu kebakaran masih sering ditemukan di lapangan, seperti korsleting listrik akibat pemasangan instalasi sembarangan, lilin yang dibiarkan menyala tanpa pengawasan, kompor gas yang lupa dimatikan setelah digunakan, hingga penggunaan petasan dan bahan mudah terbakar di sekitar permukiman padat penduduk.
“Hal-hal kecil seperti sambungan listrik asal-asalan, lilin dibiarkan menyala, atau kompor yang tidak dicek setelah masak sering dianggap sepele, padahal bisa berakibat fatal dan memicu kebakaran besar,” ujarnya mengingatkan.
Untuk mencegah hal tersebut, Dinas Damkar Kota Jayapura terus melakukan sosialisasi dan edukasi keselamatan kepada masyarakat, baik melalui kegiatan di kelurahan maupun kerja sama dengan aparat kampung.
Pemerintah juga berupaya menyiapkan langkah tanggap darurat agar penanganan kebakaran bisa dilakukan lebih cepat dan efektif. “Kami terus mengimbau masyarakat agar lebih teliti dari hal-hal kecil, karena pencegahan yang sederhana bisa menyelamatkan banyak nyawa dan harta benda. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.
Page: 1 2
Kini, sorotan serupa juga disampaikan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Papua. Kepala Perwakilan Ombudsman…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H. menyampaikan…
Di sela aktivitas tersebut, salah seorang pekerja menemukan tiga kotak peluru berbahan logam yang berisi…
Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jayapura yang telah berkekuatan hukum tetap.…
Sejak diluncurkan, puluhan pasien telah menjalani pemeriksaan pendengaran di fasilitas ini. Setiap pemeriksaan membutuhkan waktu…
Namun hingga 23 Januari 2026, sebanyak 895 jemaah haji atau sekira 95,9 persen yang telah…