Padahal, menurut Rustan, Dinas PU merupakan salah satu OPD strategis dan vital karena berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur serta pelayanan kepada masyarakat.
“Dinas Pekerjaan Umum capaian realisasi keuangannya hanya 33 persen. Padahal ini merupakan salah satu OPD yang sangat strategis dan vital untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat kita,” ujarnya.
Ia meminta pimpinan OPD segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program dan kegiatan yang hingga kini belum berjalan optimal. Evaluasi tersebut, kata Rustan, harus diikuti langkah konkret untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan, termasuk memastikan seluruh proses administrasi dan pencairan anggaran dapat berjalan sesuai ketentuan.
Rustan mengingatkan seluruh kepala OPD agar tidak menjadikan kendala teknis maupun administratif sebagai alasan untuk memperlambat pelaksanaan program. Dengan waktu efektif yang semakin terbatas, setiap OPD harus mampu memetakan kegiatan yang belum berjalan, menentukan langkah percepatan dan memastikan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Tinggal tiga bulan lagi efektivitas kita bekerja. Saya tidak mau dengar alasan-alasan teknis maupun administrasi yang lambat. Saya tidak mau dengar itu. Percepat. Wajib jalankan semua itu dengan baik,” tegasnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…
Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…
Selain itu, langkah inventarisasi dan pengembangan ini tidak sekadar bertujuan menjaga warisan nilai historis…
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…
Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…