Sebagai KPK Tobati, Otniel Merauje mengakui ada tiga manfaat yang didapatkan dalam program Turkam walikota ini. “Ada tiga manfaat dari kegiatan ini diantaranya, yang pertama sebagai bawahan beliau, kami merasa bapa Walikota bisa mendengar semua keluh kesah dari masyarakat tentang apa yang perlu kita kerjakan di kampung ini,” ungkapnya.
“Kedua, semua saran masukan bahkan kritikan dari masyarakat bisa menjadi bahan koreksi kami dan kita harus terima. Dan ketiga, dengan begini kita bisa ukur bagaimana kita punya kemampuan untuk memimpin masyarakat,” lanjutnya.
Turkam ini juga kata Otniel Merauje, bisa menjadi bahan evaluasi pemerintah kampung lewat saran dan masukan masyarakatnya. “Kita sebagai pemimpin di kampung, tidak perlu bantah atas saran dan kritikan dari masyarakat, namun kita jadikan bahan evaluasi di pemerintahan untuk memimpin lebih baik lagi,” bebernya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…