Categories: METROPOLIS

Cegah Polio, Kemenkes Tingkatkan Cakupan Vaksin

JAYAPURA – Mengingat keseriusan Pemerintah dalam hal menuntaskan virus polio di Indonesia, Kementerian Kesehatan menggandeng Pemda se-Papua serta Unicef untuk meningkatkan cakupan vaksin polio kepada bayi usia 0 bulan -7 tahun.

  Terkait dengan peningkatan cakupan vaksin, Kementrian Kesehatan menggandeng Unicef menggelar “Advokasi dan Sosialisasi Pelaksanaan PIN Polio Tahap 1.

  Kepala Perwakilan UNICEF Papua Aminuddin M. Ramdan menjelaskan, dalam kegiatan tersebut pihaknya mengundang   29 kabupaten kota dan 4 di tanah Papua.

  Diakuinya, sejak tahun 2018 di Tanah Papua telah mengalami campak dan gizi buruk yakni di Yahukimo kemudian tahun 2019  timbul juga kemudian tahun 2021  rubella, kemudian tahun 2023 ada campak di  Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan.

  “Pada tahun 2024, ada 3 kasus Polio yang ditemukan di Papua Tengah, Papua Pegunungan dan juga Papua Selatan, sebelum Polio menjadi KLB di Tanah Papua, berbagai upaya harus dilakukan yakni melalui sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya Polio bagi generasi muda serta pencegahan Polio bagi anak-anak kita, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (13/5) kemarin.

  Disayangkan,  untuk Tanah Papua, penyerapan imunisasi masih sangat kurang, padahal dari Dinkes, WHO, selalu berusaha mengingatkan masyarakat tentang pentingnya cakupan imunisasi lengkap bagi anak, guna menghindari gangguan polio, campak, rubella dan sebagainya.

Pihaknya mengingatkan,   isu cakupan imunisasi dasar yang lengkap itu  sangat penting,  karena  menjadi dasar bagaimana anak-anak itu bisa tumbuh dan berkembang menjadi  anak Papua yang sehat.

  Plh. Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan, Gertrudis Tandy menjelaskan u ntuk mencegah penyebaran  polio, saat ini yang tengah dilakukan adalah melakukan Advokasi dan Sosialisasi Pelaksanaan PIN Polio Tahap 1 untuk mendapatkan komitmen dari semua stakeholder, berikutnya pihaknya akan melakukan orientasi petugas, serta menyiapkan data kebutuhan vaksin dan selanjutnya turun lapangan.

  “Putaran vaksin pertama akan dilaksanakan pada 27 Mei 2024 dan dilakukan selama 2 minggu, kemudian putaran kedua akan dilaksanakan setelah putaran satu selesai, kami targetkan bulan Juli sudah selesai, ” terangnya. (ana/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

9 hours ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

10 hours ago

Pengamanan di Lokasi Pengungsian Diperketat

Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…

11 hours ago

Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…

12 hours ago

152.319 Anak di Papua Tercatat Tidak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…

13 hours ago

Boaz Dukung Peminjaman Markus ke PSS Sleman

Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…

14 hours ago