

Aryanto Kogoya, Anggota Komite III DPD RI. (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA–Anggota Komite III DPD RI, Aryanto Kogoya, menyoroti serius berbagai persoalan kesehatan di Tanah Papua, khususnya terkait kesehatan mental, minimnya fasilitas, hingga lemahnya pelayanan di rumah sakit milik pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di lingkungan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Senin (13/4).
Aryanto mengungkapkan, persoalan kesehatan mental di Papua semakin meningkat dan dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Di antaranya maraknya penggunaan zat adiktif di kalangan generasi muda, serta trauma akibat situasi keamanan yang berdampak pada kondisi psikologis masyarakat.
“Masalah kesehatan mental di Tanah Papua cukup tinggi. Ini dipicu oleh penggunaan narkoba di kalangan anak muda, serta trauma akibat berbagai peristiwa yang dialami masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti minimnya fasilitas kesehatan, terutama rumah sakit jiwa. Saat ini, satu-satunya Rumah Sakit Jiwa Daerah Abepura harus melayani pasien dari enam provinsi di Tanah Papua. “Beban pelayanan sangat besar, sementara kondisi fasilitasnya sudah tidak layak. Ini tentu memprihatinkan,” katanya.
Ia menilai, lemahnya pengawasan terhadap rumah sakit daerah menjadi salah satu penyebab buruknya pelayanan kesehatan di Papua. Padahal, fasilitas tersebut seharusnya menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.
Page: 1 2
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…