

Tiga kontainer tabung Elpiji yang tiba di Pelabuhan Merauke dan langsung dilakukan pembongkaran, Senin (13/4) (foto:Ist/cepos)
MERAUKE- Guna memperkuat ketahanan stok di Merauke, Pertamina Patra Niaga kembali mendatangkan 2.300 tabung Elpiji Non Subsidi 5.5 Kg dan 12 Kg, Senin (13/4).
Ribuan tabung Elpiji Non Subsidi tersebut telah tiba di Pelabuhan Merauke selanjutnya disalurkan ke agen-agen resmi.
Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi mengatakan, tibanya 3 kontainer dari Surabaya ini menjadi komitmen upaya Pertamina dalam memperkuat jaminan ketersediaan Elpiji di Merauke bagi masyarakat.
“Kami terus berupaya memastikan ketersediaan Elpiji bagi masyarakat dengan melakukan suplai yang berkelanjutan di tengah kondisi geopolitik yang belum stabil dan berdampak pada suplai energi. Dengan adanya suplai ini, kami imbau masyarakat untuk tenang dan membeli Elpiji sesuai kebutuhannya langsung ke agen terdekat,” kata Bram, Selasa (14/4).
Dikatakan, dengan tibanya suplai ini, secara bertahap dan berangsur-angsur akan terus menambah ketersediaan stok Bright Gas berukuran 5.5 Kg dan 12 Kg yang saat ini juga masih tersedia di beberapa agen. Suplai secara berkala dan berkelanjutan yang saat ini masih dalam perjalanan juga terus dimonitor oleh Pertamina Patra Niaga.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, UMKM Kabupaten Merauke Haidi Silvanaranti Achmad, SH, sebelumnya, menilai kebutuhan Elpiji untuk masyarakat dan UMKM cukup aman.
‘’Kalau stok yang ada sekarang masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan UMKM. Mudah-mudahan kapal yang membawa Elpiji selanjutnya tidak tertunda dan bisa segera sandar dan melakukan pembongkaran muatan di Pelabuhan Merauke,’’ kata Haidi Silvanaranti saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Kamis (9/4) lalu.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…