Sementara itu, Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen mengatakan pemilihan Masjid Raya sebagai lokasi awal pelaksanaan pasar murah bertujuan memastikan kesiapan pangan dari sisi jumlah, ketersediaan, keamanan, hingga keberlanjutan pasokan di Papua.
Menurutnya, pelaksanaan GPM merupakan tindak lanjut amanat pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan bahan pangan menjelang dan setelah hari besar keagamaan.
“Ini juga upaya pemerintah untuk menekan laju inflasi serta memastikan distribusi pangan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya pemerintah memberikan subsidi langsung terhadap sejumlah komoditas tertentu. Namun, dengan kondisi fiskal saat ini, pendekatan yang dilakukan adalah menekan harga agar tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) melalui kerja sama dengan distributor dan pelaku usaha.
“Masyarakat mungkin membandingkan harga di toko dan di sini (Lokasi GPM). Tetapi jika ke pasar ada biaya transportasi. Di sini, bahan pangan sudah kami hadirkan langsung di lingkungan masyarakat,” jelasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…