

JAYAPURA- Sidang kasus kerusuhan Jayapura yang terjadi pada tanggal 29 Agustus 2019 kembali lagi disidangkan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Rabu (15/1).
Sidang ini dipimpin langsung oleh Majelis Hakim Ketua, Alexander Jacob Tetelepta, SH, Hakim Anggota, Roberto Naibaho, SH, dan Korneles Waroy, SH, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.
Penasehat Hukum Terdakwa, Aloysius Renwarin, SH, mengatakan bahwa ada empat (4) saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum JPU) dalam persidangan, untuk terdakwa berinisial JPS.
Dari 4 orang saksi yang dihadirkan itu masing-masing 2 orang adalah anggota kepolisian dan 2 orang lagi adalah pemilik ruko yang tempatnya dilempar pada saat kerusuhan pada tanggal 29 Agustus 2019 yang lalu.
“Ada 4 orang saksi yang dihadirkan, yaitu 2 orang saksi dari polisi yang menangkap terdakwa dan 2 orang lagi adalah pemilik ruko yang dilepar,” kata Aloysius kepada Cenderawasih Pos, Rabu (15/1) kemarin.
Menurut Aloysius, dari keterangan saksi dari kepolisian yang disampaikan bahwa mereka yang menangkap terdakwa, saat diperiksa tas dari terdakwa terdapat bendara bintang kejora dan kapak.
Namun demikian, menurut terdakwa JPS bahwa tas yang dibawa oleh dirinya bukanlah tasnya, sebab dirinya sedang ojek dan saat itu ada orang yang membawa tas tersebut taruh dan lari meninggalkan tas tersebut.
“Terdakwa waktu itu ojek dan tidak tahu apa isi di dalam tas tersebut, karena ada orang yang dia antar itu setelah turun meninggalkan tas dan melarikan diri, sehingga ini tidak bisa dibuktikan,”ucapnya.
Aloysius, mengatakan dari keterangan saksi ini jelas tidak membuktikan secara fakta tentang terdakwa yang membawa barang bukti (BB) yang berada di dalam tas tersebut. Apalagi terdakwa waktu itu adalah ojek dan tidak berhubungan kasus kerusuhan yang terjadi tersebut.
“Untuk meringankan terdakwa, kami akan bawa saksi yang meringankan terdakwa dalam sidang yang akan berlangsung minggu depan,”katanya. (bet/wen)
Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…
Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…
Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…
Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…
Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…