

WAMENA-Kepala Dinas Kominfo Jayawijaya Isak Sawaki menyatakan, sesuai dengan program Nawacita Jokowi untuk jaringan internet cepat, maka pada 16 oktober itu sarana pendukung utama palapa ring sudah diresmikan di istana negara. Dipastikan awal tahun 2020 sudah beroperasi di seluruh Papua, termasuk di Jayawijaya. Sebab, beberapa kabupaten sudah memanfaatkan itu, seperti di Asmat, Mappi dan Boven Digoel.,
“Kita di Jayawijaya saat ini mempersiapkan perangkat dan fasilitas internet yang nanti kita pakai, kita sudah berhubungan dengan provider yang nanti kita pakai.” ungkapnya Rabu (15/1) kemarin.
Menurut Isak, untuk tahun 2020 kapasitas yang akan didapatkan itu sementara baru 100 Mb dengan penyedia dari PT Moratel Indo yang selama ini melaksanakan pembangunan palapa ring dan hanya dipakai ini untuk kepentingan penyelenggaraan pemerintahan saja. Sementara untuk pelayanan umum kepada masyarakat dan lain-lain itu tidak menutup peluang kepada operator lain termasuk Telkomsel yang menggunakan sarana ini bisa menggunakan, tinggal kemauan mereka saja.
“Untuk pelayanan publik di Jayawijaya, pemerintah melalui bupati sudah menyurat ke Telkomsel melalui Menteri Kominfo untuk menyediakan kapasitas Bandwith 3 Mb untuk layanan seluruh Jayawijaya. Tetapi kita belum dapat tanggapan.”jelas Sawaki. (jo/tri)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…