

Wakil Wali kota Jayapura, Rustan Saru (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA– Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, mengajak seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama melakukan upaya pencegahan HIV/AIDS di daerah ini.
“Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 tahun ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menurunkan angka HIV/AIDS,” kata Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, di Jayapura, Rabu.
Menurut Rustan, saat ini angka kasus HIV/AIDS di Kota Jayapura mencapai 8.865 orang sehingga diperlukan kerja sama semua pihak baik pemerintah, masyarakat, tokoh agama, maupun orang tua untuk mengeliminasi HIV/AIDS secara efektif.
“Mari kita semua bergandengan tangan dan berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Jayapura,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pada 2026 Pemkot Jayapura melalui Dinas Kesehatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan yang komprehensif guna mencegah HIV/AIDS serta tuberkulosis (TBC) dan stunting.
“Ini merupakan fokus kami dan diharapkan menjadi perhatian bersama untuk menangani penyakit menular maupun tidak menular,” katanya.
Dia menambahkan, penurunan angka stunting menjadi prioritas pemerintah pusat sehingga pihaknya akan terus berupaya menurunkan angka kasus tersebut melalui tim terpadu kesehatan. “Dengan demikian, diharapkan Kota Jayapura akan menjadi kota yang sehat di masa mendatang,” ujarnya.
Rustan Saru juga meminta seluruh puskesmas dan rumah sakit di daerah ini agar memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan berkualitas bagi masyarakat.
“Kami mengajak semua tenaga kesehatan agar bekerja lebih profesional dan berkolaborasi dalam melayani masyarakat Kota Jayapura,” katanya.
Menurut Rustan, melalui momentum HKN Ke-61 ini pihaknya juga mengajak tenaga kesehatan untuk memperkuat semangat dalam membangun generasi yang sehat demi masa depan Kota Jayapura yang lebih hebat.
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…