

Kondisi Pasar Youtefa pasca hujan tampak sepi pengunjung, Jumat (12/9). (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Hujan yang mengguyur Kota Jayapura pada, Jumat (12/9) membawa dampak langsung terhadap aktivitas jual beli di Pasar Youtefa dan Otonom Kotaraja. Meski Pemerintah Kota Jayapura telah berupaya menata ulang kedua pasar tersebut, namun kondisi pasar masih menuai keluhan dari para pedagang karena kondisi pasar yang kumuh pasca musim hujan.
Hal ini membuat barang dagangan tidak tertata maksimal dan mudah terkena cipratan air hujan dari celah-celah atap bangunan.
“Kalau hujan deras, air bisa masuk dari pinggir dan barang cepat basah. Ditambah tempat sempit begini, susah kita atur,” keluh Usman (51) pedagang bahan pokok di Pasar Youtefa, Jumat (12/9).
Usman mengaku, mengalami penurunan pendapatan ketika hujan mengguyur Kota Jayapura. Ia mengatakan, selain karena turunnya jumlah pengunjung, kondisi infrastruktur pasar juga menjadi persoalan.
“Genangan air dan jalan becek masih terlihat di beberapa titik, terutama di jalan utama masuk pasar dan di lorong-lorong masuk lapak pedagang yang belum tertata dengan baik,” jelas Usman kepada Cenderawasih Pos, Jumat (12/9).
Hal ini menurutnya sangat memperburuk kenyamanan pembeli dan mempersulit pedagang memajang dagangan mereka. Masyarakat jadi malas pergi kepasar, lebih memilih membeli bahan masakan pasar modern dan pedagang keliling.
Page: 1 2
Wakil Ketua Fraksi NasDem, Albert Meraudje, menegaskan bahwa semangat Otonomi Khusus (Otsus) harus mendarah daging…
Dari pantauan media ini, jumlah gazebo yang rusak bertambah. Jika gazebo yang rusak tersebut baru…
Meski begitu, IDI Papua terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam kondisi serba kekurangan.…
Dijelaskan, kejadian bermula dari kesalahpahaman antara teman korban diduga berinisial RBAY dengan saksi 1 berinisial…
Pertama ada yang menyebut enam pemuda ini sedang mencari kayu bakar di Jl Gunung, Dekai…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya, S.T.K, MH membenarkan penangkapan terhadap salah satu…