Para pembeli mengaku enggan berlama-lama di dalam pasar saat hujan. Mereka cenderung langsung membeli kebutuhan pokok dan segera pulang. “Saya Cuma beli yang penting-penting saja, malas keliling. Becek dan sempit, apalagi bawa anak,” ungkap Siti (27) warga Kota Jayapura.
Siti mengaku, dirinya cenderung membeli kebutuhan dapur dipasar modern ketika musim hujan tiba. Jika kondisi itu terjadi, maka penjual tradisional akan tersingkir. Masyarakat pun akan memilih belanja di pasar modern yang lebih nyaman.
Apalagi kondisi pasar tradisional kalau sudah hujan pasar becek dan berbaun ini juga faktor untuk masyarakat malas ke pasar. Para pedagang berharap pemerintah dapat segera memperbaiki fasilitas pasar, terutama saluran air dan atap yang bocor, agar aktivitas jual beli tetap bisa berlangsung lancar meski cuaca tidak mendukung. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…