Categories: METROPOLIS

Karantina Jayapura Musnahkan 9 Ekor Unggas Ilegal

JAYAPURA-Karantina Pertanian Jayapura memusnahkan 9 ekor unggas tanpa dokumen sertifikat di Instalasi Karantina Hewan, Koya Barat, Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Kamis (14/9).

  Kepala Karantina Pertanian Jayapura melalui kepala Sub Bag Tata Usaha, Epilson Lamba mengatakan tindakan pemusnahan terhadap media pembawa HPHK rentan Avian Influenza atau flu burung , bertujuan untuk mempertahankan status Papua bebas AI. Selain itu, juga  mencegah masuk dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

   Adapun jenis unggas yang dimusnahkan diantaranya 3 ekor ayam asal Bitung dan 6 ekor ayam asal Makassar. “Unggas ini kita amankan tanggal 12 September 2023 kemarin, di Pelabuhan Jayapura,” ujarnya.

  Pengamanan terhadap  unggas tersebut lantaran, tidak dilengkapi dokumen karantina dari daerah asal. “Setelah jangka waktu 3 hari sejak diterbitkannya surat penolakan, pemilik tidak melaksanakan kewajiban perkarantinaan. Oleh karena itu terhadap unggas yang dimaksud dilakukan pemusnahan dengan cara euthanasi/suntik mati dengan memperhatikan aspek kesejahteraan hewan dan bangkainya dilakukan pembakaran”. jelasnya.

   Lebih lanjut dia sampaikan pemusnahan ini merupakan hasil pengamanan yang dilakukan berkat kerjasama dan koordinasi yang baik dengan berbagai instansi di Pelabuhan Laut yakni Lantamal X khususnya Tim Intel Lantamal X, KPPP (Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan) dan Bakamla.

  Pihaknya mengharapkan dengan kegiatan pemusnahan ini dapat menimbulkan efek jera bagi pelanggar UU perkarantinaan untuk kedepannya lebih taat terhadap peraturan mengingat proses pengurusan sertifikat karantina sangatlah mudah dan murah tanpa disertai pungli, suap maupun gratifikasi.

  “Terimakasih kepada seluruh stakeholder komunitas maritim pelabuhan laut Jayapura yang telah sangat harmonis berkolaborasi dengan Karantina Pertanian Jayapura dalam menggagalkan penyelundupan media pembawa tak berdokumen karantina,” pungkasnya. (rel/tri)

newsportal

Recent Posts

Jembatan Putus, 7 Orang Tewas Tenggelam

Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…

39 minutes ago

Kejari Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara Inkracht

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…

2 hours ago

Jumlah penduduk Provinsi Papua Capai 1,074 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…

2 hours ago

Turun ke Lokasi Kebakaran, ABR Pastikan Penanganan Darurat Terpenuhi

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…

3 hours ago

Rupiah Bakal Perkasa Lagi! Bos BI Siapkan 7 Jurus Maut

Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…

3 hours ago

Cegah Bullying dan Rasisme, Sekolah Harus Jadi Tempat Ramah Anak

Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…

4 hours ago