

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri saat menyerahkan Kartu Pace-Mace kepada pelajar di Kantor Gubernur Papua, Jumat (12/6). (fotoElfira/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua mulai merealisasikan program unggulan yang dijanjikan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua melalui peluncuran Kartu Pelajar Cerdas (Pace) dan Kartu Mahasiswa Cerdas (Mace). Peluncuran program tersebut dilakukan di Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Jumat (12/6). Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyerahkan secara simbolis kartu tersebut kepada pelajar dan mahasiswa.
Ia menerangkan alasan memilih nama Pace-Mace? Karena dalam budaya Papua, Pace dan Mace adalah simbol persaudaraan, penghormatan, dan kebersamaan.
“Namun hari ini kami memberi makna baru dimana Pace adalah pelajar cerdas dan Mace adalah mahasiswa cerdas. Ini adalah sebuah perjalanan yang utuh. Seorang anak Papua memulai langkahnya sebagai pelajar cerdas, tumbuh menjadi mahasiswa cerdas lalu kembali menjadi pemimpin, guru, dokter, polisi, jaksa, hakim, birokrat, pengusaha, atlet dan tokoh masyarakat yang membangun tanah kelahirannya,” terang Fakhiri.
Gubernur menegaskan bahwa inilah siklus pembangunan manusia yang ingin mereka ciptakan. “Kita memahami bahwa saat ini kewenangan pendidikan menengah atas/umum berdasarkan regulasi belum sepenuhnya berada di bawah Pemerintah Provinsi Papua. Namun keterbatasan kewenangan tidak boleh membatasi mimpi,” katanya.
Sambil terus melakukan pembenahan regulasi dan memperjuangkan penguatan kewenangan pendidikan secara bertahap, Pemerintah Provinsi Papua akan memastikan bahwa konsep Pace dan Mace tetap berialan dan menjadi roh pembangunan pendidikan di Papua.
“Melalui Program Pace-Mace, kita juga akan memberikan perhatian khusus kepada anak-anak Papua yang memiliki potensi terbaik untuk memasuki perguruan tinggi kedinasan. Kita ingin semakin banyak putra- putri Papua yang menjadi taruna dan taruni Akpol, Akmil , IPDN, sekolah kedinasan kementerian, maupun institusi strategis lainnya,” ujarnya.
Kata gubernur, program ini akan menjadi penguat sekaligus penyempurna dari berbagai program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang telah dibangun oleh para gubernur sebelumnya.
Sementara Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan empat program kartu unggulan Pemerintah Provinsi Papua telah diformulasikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua 2025-2029.
“Hari ini kami meluncurkan dua kartu, yakni Kartu Pace dan Kartu Mace. Dalam waktu yang akan datang akan diluncurkan dua kartu lainnya, yaitu Kartu Keluarga Sehat bagi Ibu Hamil (Kasih) dan Kartu Jaminan Lansia (Jalan),” ujarnya.
Page: 1 2
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…
Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan…