

Tumpukan sampah di bahu jalan Kamp Wolker Perumnas III, Yabansai, distrik Heram, Kota Jayapura, Selasa (13/5) (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Permasalahan sampah di Kota Jayapura hingga saat ini belum terselesaikan. Masih banyak ditemukan tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal atau di pinggir jalan. Salah satu lokasinya ada di Jalan Kamp Wolker Perumnas III, Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura.
Pantauan Cenderawasih Pos, Selasa (13/5) di lokasi tepat pukul 10.09 WIT, tumpukan sampah di badan jalan itu terlihat berserakan dan menumpuk hingga masuk ke dalam saluran air yang ada di sekitarnya.
Bahkan sejumlah pengendara motor dengan santai melemparkan sampah yang mereka bawa sebelumnya ke tumpukan sampah yang berserak di badan jalan alternatif yang mengeluarkan aroma tidak sedap.
Salah seorang pejalan kaki yang enggan disebutkan namanya mengaku, sangat terganggu dengan keberadaan tumpukan sampah tersebut yang tak pernah ditutup oleh pemerintah setempat.
Hal ini membuat pengendara dan warga setempat kerap membuang sampah di lokasi karena dekat dengan akses jalan utama. Namun aroma tidak sedap kerap mengganggu kenyamanan pejalan kaki yang terpaksa menghirup aroma bau busuk, akibat tumpukan sampah.
”Jelas terganggu. Tumpukan sampah ini bukan cuma mengeluarkan aroma yang tidak sedap, tapi kadang sampah plastiknya terbawa angin dan mengotori badan jalan yang kami lewati. Kalau sempat terpeleset dan kami jatuh ke tengah jalan di saat kendaraan bermotor lalu lalang bisa-bisa nyawa pun hilang,” katanya.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…