Oleh karena itu, Barend mendesak Tim Keamanan Terpadu dan Pemerintah Kota Jayapura untuk segera memberikan update resmi kepada publik, khususnya terkait proses hukum dan langkah lanjutan yang telah diambil.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antara Pemkot Jayapura dengan pihak kepolisian, terutama Satgas BBM, serta instansi terkait lainnya guna mengungkap kasus ini secara tuntas.
“Masyarakat berharap penuh kepada Pemkot agar kasus ini benar-benar diungkap sampai selesai, sehingga tidak terkesan hanya ramai di awal tanpa kejelasan akhir,” ujarnya.
Barend menambahkan, apabila kasus tersebut dapat diungkap secara transparan dan tuntas, hal itu akan memberikan nilai positif bagi kinerja Tim Keamanan Terpadu serta membuktikan manfaat nyata dari pembentukan tim tersebut bagi masyarakat Kota Jayapura.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penyisiran diawali dari kawasan Pasar Enarotali. Di lokasi tersebut, polisi menemukan sedikitnya enam kelompok masyarakat…
Komandan Lanal Nabire Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi di Nabire, Sabtu, mengatakan kebakaran diketahui…
“Kami dari masyarakat adat Erambu memberikan kepada negara wilayah kami seluas kurang lebih 300 ribu…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, kedua korban yang ditemukan dalam…
Imbauan tersebut disampaikan menyusul informasi rencana aksi pelajar pada 15 September yang disebut berkaitan…
Program strategis yang didanai melalui skema Otonomi Khusus (Otsus) ini dihadirkan untuk menjamin pemerataan…