

Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri dan OPD terkait saat melakukan kunker di Kementerian Perhubungan RI, Rabu (12/11). (foto:Humas Pemprov)
JAYAPURA – Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri mengajukan program mudik bersubsidi dan berasuransi (bebas) saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, serta peningkatan konektivitas antar wilayah di Tanah Papua.
Program mudik bersubsidi ini diajukan saat gubernur melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Rabu (12/11). Ia menyampaikan sejumlah pokok usulan strategis kepada Wakil Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Suntana terkait peningkatan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah di tanah Papua.
Dalam pertemuan tersebut, gubernur menegaskan bahwa tantangan geografis Papua yang sangat ekstrem berdampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pelayanan publik di berbagai daerah. Untuk itu, pemerintah daerah memandang perlunya dukungan kebijakan transportasi dari pemerintah pusat.
“Papua memiliki kondisi geografis yang menantang. Dukungan kebijakan subsidi transportasi akan membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih mudah dan merata, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” katanya.
Adapun program mudik bersubsidi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 jadi satu usulan utama adalah Program Mudik “Bebas” yang dirancang untuk meringankan beban biaya transportasi masyarakat.
Page: 1 2
Menurut Gubernur, mekanisme penyampaian keluhan telah tersedia secara jelas di setiap fasilitas kesehatan, mulai dari…
Sanksi paling berat yang akan dijatuhkan adalah pencabutan izin trayek. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang…
Sebelum latihan dimulai, pelatih Rahmad Darmawan memperkenalkan Alexsandro kepada seluruh punggawa tim. Di hadapan nama-nama…
Ia mengatakan, kasus yang beredar di media sosial tersebut merupakan kejadian rujukan dari fasilitas kesehatan…
Awan kelam dari meninggalnya seorang ibu bernama Irene Sokoy bersama calon bayinya dirasa menjadi pukulan…