

Suasana rapat koordinasi penyelenggara pemilu dan tokoh masyarakat terkait dengan penyelenggaraan Pilkada serentak di Kota Jayapura, Jumat (11/10). (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jayapura, melaksanakan kegiatan rapat koordinasi dengan pihak KPU, Bawaslu, Gakkumdu dan sejumlah tokoh masyarakat di Kota Jayapura sehubungan dengan pelaksanaan pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada November mendatang.
Kepala Kesbangpol Kota Jayapura, Raimondus Mote menjelaskan, kegiatan itu bertujuan agar semua pihak yang terkait terutama langsung dalam penyelenggaraan pilkada serentak ini, dapat tersinkronisasi mengenai masing masing tugas dan fungsi.
“Hari ini kami laksanakan rapat koordinasi kepada penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu kemudian Forkompinda dan Gakkumdu,” ujar Raimondu Mote, Jumat (11/10).
Dikatakan, pilkada serentak yang digelar mulai dari tingkat provisi dan kota ini harus suskes dalam pelaksanaannya. Karena itu, semua pihak ini perlu menyampaikan hal hal yang sudah dilaksanakan maupun sedang berproses dalam tahapan penyelenggaraan saat ini.
“Nah tindak lanjut dari kegiatan ini, kami akan adakan rapat serupa, dalam tim Pilkada yang menghadirkan Pj walikota dan perangkat Forkompinda tergabung dalam tim Pilkada, SK walikota sudah ada, sehingga setiap Forkompinda dan penyelenggara pemilu bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,” katanya.
Terutama berkaitan dengan data yang terupdate, terkoordinasi, tersinkronisasi dengan baik.
Sehingga kegiatan pemilukada di Kota Jayapura ini, bisa terlaksana dengan baik, demikian pula indeks demokrasi di kota ini semakin membaik.
“Kami mengharapkan partisipasi masyarakat untuk datang memilih pada tanggal 27 November mendatang, mereka bisa memilih sesuai dengan pilihan hati masing-masing,” ujarnya.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…