

Rapat Koordinasi Daerah BPBD se-Papua yang digelar di salah satu hotel di Jayapura, Selasa (12/8). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua mengingatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana.
Hal ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Papua, Cyfrianus Mambay dalam Rapat Koordinasi Daerah BPBD se-Papua, meningkatkan kemampuan daerah dalam pengurangan risiko bencana, Selasa (12/8).
Mambay mengatakan, Papua tidak terlepas dari ancaman bencana. Ini mengingat letak geografis dan kondisi lingkungannya. Di sisi lain, degradasi lingkungan turut meningkatkan risiko banjir, kebakaran hutan dan longsor.
“Kita tidak bisa menghentikan bencana, tapi risikonya bisa kita kurangi. Sebab itu, edukasi kepada masyarakat menjadi kunci,” kata Mambay kepada wartawan.
Menurutnya, warga yang tinggal di lereng curam dengan kemiringan lebih dari 45 derajat, perlu diingatkan untuk pindah sebelum musim hujan. Termasuk, larangan membuang sampah ke sungai juga penting, guna mencegah banjir.
Ia mengatakan, ancaman bencana di Papua sangat beragam. Selain banjir dan longsor, ada gelombang pasang, badai, kebakaran hutan, dan gempa bumi. Karena itu, peserta rakor diminta aktif berdiskusi dan membahas kasus nyata yang mereka temui di lapangan agar penanganan lebih tepat sasaran.
Page: 1 2
Dalam sidak tersebut, walikota mendapati kendaraan yang sebelumnya digunakan sebagai angkutan penumpang itu telah dipasangi…
‘’Tapi yang terjadi saat ini, ada lompatan tahapan yang menyebabkan rakyat kecewa bahwa hak-hak mereka…
Di hadapan Gubernur Apolo Safanpo, Kepala Distrik Waan mengajukan 7 aspirasi kepada gubernur Papua Selatan.…
Kepala Polda Papua Barat Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir di Manokwari, Rabu, mengatakan keberadaan…
Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Provinsi Papua mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Papua…
Sambil menggali dan mencari ubi jalar yang terendam air tersebut, Ferdinandus Buer mengaku pihaknya tidak…