

Yohanes Walilo (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Sosial Papua menyebut, Sekolah Rakyat program pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tidak hanya menyasar pendidikan anak-anak dari keluarga tidak mampu. Namun, program ini juga dirancang untuk memberikan perlindungan sosial kepada orang tua mereka melalui bantuan langsung tunai (BLT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Plt. Kepala Dinas Sosial Papua, Djong Makanuay mengatakan, Pemprov Papua mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat sebagai agenda nasional itu. Program ini dijalankan berdasarkan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan angka kemiskinan.
“Tujuan besar presiden lewat Sekolah Rakyat adalah membentuk generasi emas dari keluarga miskin, sekaligus memperbaiki ekonomi keluarga mereka. Jadi ini bukan hanya pendidikan, tapi juga intervensi kesejahteraan,” kata Djong, Kamis (12/6).
Menurutnya, anak-anak yang memenuhi kriteria akan diasramakan dan dibina secara menyeluruh. Dalam waktu bersamaan, keluarga mereka akan menjadi sasaran bantuan sosial pemerintah agar tercipta perubahan yang menyeluruh.
“Bantuan sosial akan masuk lewat mekanisme Dana Transfer Spesifik Nonfisik (DTSN). Jadi begitu anak diterima di Sekolah Rakyat, keluarga langsung diproteksi lewat program perlindungan sosial,” ucapnya.
Page: 1 2
Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…
Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…
Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…
Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…