Sementara itu, Asisten I Setda Papua, Yohanes Walilo mengaku pihaknya mendukung pembangunan Sekolah Rakyat. Salah satu bentuk kesiapan itu adalah penyediaan lahan seluas 10 hektare di Kampung Maribu, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura.
“Kami telah menyurati Kementerian Sosial sejak April 2025 terkait kesediaan lahan, dan respons dari kementerian pun sudah diterima. Kami sudah siapkan 10 hektare lahan sesuai arahan,” kata Walilo.
Kata Walilo, Sekolah Rakyat dirancang untuk menjadi sekolah berasrama yang dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Nantinya, seluruh biaya pembangunan Sekolah Rakyat dan operasionalnya ditanggung Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
“Anak-anak yang tidak bisa sekolah karena tidak ada uang akan dimasukkan ke sekolah ini. Setelah tamat SD, SMP, SMA, diharapkan bisa lanjut kuliah dan kembali membantu keluarga,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…