

Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda
JAYAPURA – Hasil rapat bersama mitra yang dilakukan DPR Papua pada rapat yang dilakukan di ruang Banggar DPR Papua mendapati kondisi bahwa persoalan dukungan sektor perekonomian, ternyata perlu dikawal secara baik untuk mendapatkan hasil maksimal.
Jangan pemerintah hanya mengadakan satu pekerjaan kemudian ditinggal begitu saja dan akhirnya bangunan atau sarana yang dibangun tidak maksimal akibat tidak bisa dimanfaatkan.
“Pertemuan tadi materinya adalah membahas hasil kunker di 8 kabupaten dan 1 kota kemudian pertemuan dengan mitra. Hasilnya ini yang dibahas, mulai dari pembangunan fisik maupun kebijakan pembangunan,” kata Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda, Rabu (12/6).
Hasil rapat selanjutnya diserahkan ke pemerintah. Disini Yunus menjelaskan terkait temuan di lapangan dari Komisi II sektor perekonomian yang diakui banyak bantuan provinsi namun nampaknya tidak serius untuk diselesaikan.
Yunus mencontohkan pabrik sagu yang bantuannya ada namun setelah berdiri ternyata tidak berjalan. Lalu mesin pengolahan kayu yang diberikan pemerintah namun perangkat lainnya tidak disiapkan akhirnya mangkrak.
“Di Waropen itu juga ada pabrik sagu tapi pemerintah tidak menyiapkan air bersihnya darimana dan infrastruktur listriknya darimana. Ini hanya dibangun, foto selesai dan sudah,” beber Yunus.
Page: 1 2
Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…
Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…
Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr. Ir.…
Selama masa pengabdian, ratusan mahasiswa tersebut tersebar di 43 kampung yang mencakup tiga wilayah…