

Christian Sohilait. (Elfira/Cepos)
JAYAPURA– PJ Walikota Jayapura, Christian Sohilat menegaskan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan BKN regional Papua untuk memastikan penyelesaian persoalan tahapan pengangkatan CPNS terhadap 3000-an tenaga honorer yang bertugas di pemerintahan Kota Jayapura.
Dari pertemuan yang sudah dilakukan sehari sebelumnya dengan BKN Regional Papua, telah ditemukan beberapa hal yang menjadi dasar persoalan sehingga proses ini belum bisa diselesaikan.
“Kemarin saya juga lakukan pertemuan dengan kepala BKN, itu berkaitan dengan kami di Pemerintah Kota Jayapura ini ada 3 ribuan Pegawai Negeri Sipil yang sedang dalam proses penetapan SK CPNS. Tetapi proses ini kan terkendala ternyata dari proses yang sudah dilakukan selama ini, ada tiga persoalan yang terjadi sehubungan dengan tahapan dan proses pengangkatan tenaga honorer menjadi ASN Pemkot Jayapura,”kata Christian Sohilait, Rabu, (12/6).
Dia mengatakan persoalan pertama yang terjadi itu adalah sistem Penjaringan ASN itu berbeda, ada yang formasi 2000, ada 1028, ada 127. Jadi bagaimana caranya untuk menggabungkan tiga formasi tersebut.
“Kedua Kita juga minta mereka punya tahapan seleksi, CPNS ini harus jalan walaupun tidak akan ada yang harus gugur, tapi, keputusan BKN itu adalah harus ada nilai dari anak-anak ini, harus ada angkanya, nilai tentang kepemimpinan, harus dites, ” katanya.
Kemudian yang ketiga itu terkait dengan adanya aksi demo yang telah dilakukan oleh putra-putri membaik terkait dengan protes terhadap pemerintah kota Jayapura sehubungan dengan pengangkatan CPNS formasi khusus yang tidak mengakomodir beberapa anak asli kota Jayapura.
“Sebelum saya masuk itu ada demo yang dilakukan oleh anak-anak asli portumbai, akibat dari banyak dari mereka yang tidak terakomodir. Saya lihat kemarin datanya dan kita juga atur mekanismenya Bagaimana caranya supaya kita juga bisa mengamankan mereka untuk jadi CPNS dan itu sudah clear, “ujarnya.
Sebagai tindak lanjut untuk mengatasi persoalan itu dia sudah melakukan rapat dengan Badan Kepegawaian Daerah Kota Jayapura dan meminta pihak BKD supaya segera menyelesaikan proses itu dalam dua minggu ke depan. Terutama sehubungan dengan mekanisme tes CAT yang harus dilakukan secepatnya terhadap 3000-an calon ASN di lingkup pemerintahan Kota Jayapura itu.
“Tadi saya sudah rapat dengan BKD, saya suruh 2 minggu ini progres untuk 3000 ini harus jadi. Mereka akan dites, mereka sedang cari tempat komputer di mana, mulai tes.
Kita kejar duluan ini selesai sebelum pembukaan, CPNS umum 2024 sebelum bulan Juli nanti. Ini harus selesai dulu, ini momentum kita harus pakai jangan dekat-dekat Pemilukada, itu bisa ribut Karena itu satu dua bulan ini saya selesaikan, ” tambahnya. (roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…