Salah satu kasus yang baru-baru ini ditangani melalui Rumah Aspirasi adalah pemalangan di SMAN 3 Buper Waena. Selain itu, berbagai persoalan lain juga telah direspons, termasuk infrastruktur dan kebutuhan sosial masyarakat.
Lebih dari sekadar penyerapan aspirasi, Yuli mengatakan bahwa Rumah Aspirasi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, pelaku UMKM turut dibantu dan difasilitasi agar dapat berkembang.
“Sejak saya buka akun Rumah Aspirasi, sudah banyak pelaku UMKM yang kita bantu. Ini bentuk nyata hadirnya wakil rakyat di tengah masyarakat,” tuturnya.
Yuli berharap inisiatif seperti ini bisa diikuti oleh anggota dewan lainnya, sebagai bentuk keterbukaan dan kedekatan dengan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. “Semoga ke depan makin banyak yang membuka Rumah Aspirasi, agar kerja-kerja dewan bisa diketahui publik sekaligus memberi manfaat langsung bagi warga,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…