Salah satu kasus yang baru-baru ini ditangani melalui Rumah Aspirasi adalah pemalangan di SMAN 3 Buper Waena. Selain itu, berbagai persoalan lain juga telah direspons, termasuk infrastruktur dan kebutuhan sosial masyarakat.
Lebih dari sekadar penyerapan aspirasi, Yuli mengatakan bahwa Rumah Aspirasi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, pelaku UMKM turut dibantu dan difasilitasi agar dapat berkembang.
“Sejak saya buka akun Rumah Aspirasi, sudah banyak pelaku UMKM yang kita bantu. Ini bentuk nyata hadirnya wakil rakyat di tengah masyarakat,” tuturnya.
Yuli berharap inisiatif seperti ini bisa diikuti oleh anggota dewan lainnya, sebagai bentuk keterbukaan dan kedekatan dengan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. “Semoga ke depan makin banyak yang membuka Rumah Aspirasi, agar kerja-kerja dewan bisa diketahui publik sekaligus memberi manfaat langsung bagi warga,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…