Diketahui Air di Selokan Pasar tersebut biasanya akan semakin menggenang ketika hujan turun. Hal ini karena selokan yang tepat berada di bawah genangan tersumbat oleh tumpukan sampah. Selokan tersebut seharusnya mengalirkan air hingga ke tempat pembuangan di luar pasar.
Yopi menyambut baik apabila pemerintah ada rencana untuk membersihkan selokan di Pasar tersebut dalam waktu dekat secara rutin. Hal ini juga untuk mengantisipasi cuaca yang tidak menentu. Tidak mungkin kedepannya musim kemarau terus pasti ada hujannya juga. “Kita belajar dari pengalaman, disini kita sudah berapa kali banjir, terendam gara-gara sampah-sampah yang ada di selokan ini,” sambungnya.
Ia mengharapkan pemerintah harus tegas, dikarenakan kata Yopi pasar ini income (pendapatan) paling besar. Jadi harus diatur baik ditata baik dan diberikan pengertian baik kepada para pedagang.
Yopi juga menginginkan pemerintah untuk membuat aspal di jalan masuk pasar, paling tidak pengerasan jalan agar tidak tertimbun air dan berlumpur.
Sebelumnya pasangan suami istri pedagang pasar Youtefa, Nirmawati (51) dan Ateng(53), menyampaikan bahwa kondisi seperti sudah lama terjadi, penumpukan sampah di tiap selokan belum juga ditangani hingga saat ini.
Tidak hanya masalah sampah, Nirmawati dan Ateng juga mengeluh terkait kondisi jalan yang berlumpur ketika hujan tiba. “Iya kita tetap jual disini, mau dimana lagi, kondisinya memang seperti ini sudah lama, kecuali kalau banjirnya besar ya, terpaksa kita harus istirahat,” ungkap Ateng.
Ateng dan Nirmawati mengaku bahwa sudah sejak lama kondisi Pasar seperti itu, padahal semua Pedagang yang jualan di pasar tersebut memberikan retribusi tiap harinya berjumlah Rp.10.000, itu termasuk uang kebersihan.
Untuk mengurangi kondisi tersebut Nirmawati mengungkapkan bahwa Ia dan pedagang lainnya telah melakukan kerja swadaya, dengan menimbun lubang-lubang yang tergenang air serta bagian jalan yang lumpur dan licin. (cr-278/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…
Menurut Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu, status siaga 1 TNI yang…
Terkait dengan THR, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyiapkan dana yang cukup besar, yakni mencapai Rp18…
Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, Bupati mengumumkan total anggaran sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan…
Pulau kecil ini menjadi saksi awal masuknya Injil di wilayah Tabi—yang meliputi Jayapura, Sarmi, dan…
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena…