

Unit Identifikasi Polresta Jayapura Kota Jayapura, saat olah TKP ditemukannya Arnold Klemens (39) tewas gantung diri di Kotaraja Dalam, Distrik Abepura, Sabtu (11/5). (Foto/ Polsek Abepura for Cepos)
JAYAPURA-Seorang pria bernama Arnold Klemens (39) tewas gantung diri menggunakan kabel pada tiang di Dapur Rumah di Jalan Kalong Gereja Moria, Kotaraja Dalam Kelurahan Vim, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (11/5)
Kapolsek Abepura, AKP. Soeparmanto saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa korban nekad gantung diri, diduga karena mengalami depresi akibat permasalahan keluarga.
“Dari keterangan saksi yang merupakan keluarga korban, bahwa sebelum menggantung diri Korban sempat mengomsumsi minuman keras bersama teman-temannya,” ungkap Kapolsek Abepura kepada Cendrawasih Pos melalui rillis tertulisnya Sabtu (11/5) malam.
Lebih lanjut dari hasil olah TKP awal, Unit Identifikasi Polresta Jayapura Kota Jayapura, pada tubuh Korban tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik. “Saat ini sedang kami tangani untuk ditindak lanjuti,” ujarnya.
Adapun kronologis kasus gantung diri tersebut, kata Soeparmanto, terjadi sekitar pukul 06.40 WIT, dimana saksi bernama Simon F. Kristian hendak membuat teh di dapur, namun sampai di dapur, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan kabel pada tiang.
Melihat hal itu, saksi inipun langsung memberitahukan kepada saksi Supryana, yang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Abepura.
“Menurut Keterangan Saksi Simon F. Kristian, ini bahwa Sejak Jumat (10/5) sore dia tidak melihat Korban di rumah. Kemudian ia berinisiatif mencari Korban, namun sayang Saksi Kaget melihat korban sudah tewaas dalam keadaan tergantung di tiang dapur,” ungkap Soeparmanto.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi TKP dan langsung melakukan olah TKP Awal. Dari hasil Olah TKP, polisi tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan fisik pada tubuh Korban. Setelah olah TKP, jenazah Korban langsung dibawa ke RSJ Bhayangkara Jayapura.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pihak Keluarga agar Kasus ini diserahkan sepenuhmya kepada kami untuk ditindaklanjuti,” ujarnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…