

Sejumlah kendaraan yang sedang parkir di depan mega Waena, Jumat (11/4). (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Potensi parkiran tepi jalan umum sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah di Kota Jayapura sejauh ini cukup lumayan memberikan kontribusinya. Sejumlah distrik di Kota Jayapura sudah memaksimalkan pengelolaan retribusi tepi jalan umum itu. Namun khusus di Distrik Heram, Pemkot Jayapura seperti tidak berdaya, mengelola potensi retribusi parkir yang ada di depan mata.
Kepala Distrik Heram, Luis Mebri mengakui potensi parkiran tepi jalan umum memang cukup besar. Hingga saat ini masih diambil alih atau dipungut oleh masyarakat. Untuk leading sektor yang mengurusi parkiran tepi jalan umum ini sudah dilimpahkan sepenuhnya kepada Dinas Perhubungan Kota Jayapura.
“Sementara lagi diusahakan oleh dishub,”ujar Luis Mebri saat dikonfirmasi, Jumat (11/4).
Menurutnya, ke depan sudah pasti akan kerjasama dengan pemerintah Distrik Heram, terkait dengan penempatan tenaga kerja atau petugas. Bagian ini penting supaya tidak terjadi salah paham.
Page: 1 2
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…