

JAYAPURA – Keberadaan kandang ternak yang dibangun tidak pada tempatnya mendapat banyak protes warga. Tak sedikit yang mengeluh, namun bingung karena sudah melapor kepada RT/RW, namun tidak mendapat solusi. Warga juga tak tahu dinas apa yang menangani persoalan izin pembangunan kandang ternak.
Keluhan warga kebanyakan menyangkut bau yang tidak sedap apalagi jika posisinya berada di sekitar kawasan pemukiman. Ini tidak lepas dari letak kandang yang memang dibangun sesuka pemiliknya. Keluhan soal bau yang berasal dari kandang ternak ini sejatinya bukan hal baru melainkan sudah sering dikeluhkan namun sampai sekarang belum ada respon apapun dari dinas terkait.
“Di Kotaraja itu sangat mengganggu baunya pada jam – jam tertentu itu minta ampun karena berada di sekitar perumahan,” beber Irfan, satu warga Kotaraja. Ia menyebut seharusnya sebelum membangun kandang ternak harus melihat faktor pendukung agar tidak mengganggu kenyamanan warga karena baunya.
“Yang saya tahu bangun kandang ternak harus memenuhi beberapa syarat seperti jauh dari kawasan pemukiman, tempat yang kering dan tidak tergenang air, jarak kandang dengan rumah atau sumur harus berjauhan agar tidak tercemar oleh bau dan kotorannya serta cukup mendapatkan sinar matahari,” beber Irfan.
Page: 1 2
Menanggapi itu, Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum, mengatakan,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MS didampingi Kanit Perlindungan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan bahwa pada prinsipnya pemerintah daerah akan mengikuti setiap kebijakan…
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan menyebut pendapatan badan layanan umum…
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa, mengungkapkan bahwa kondisi ini menjadi indikator positif…
Wakapolres Jayawijaya AKP. Kompol Albertus Mabel, S.IK menyatakan larangan untuk tidak membawa alat tajam dalam…