

Frans Pekey (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey telah mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan dan larangan menjual, mengkonsumsi minuman beralkohol serta melakukan kegiatan yang menimbulkan bunyi-bunyian selama perayaan Hari Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 1 Januari 2023 di wilayah Kota Jayapura
Frans Pekey mengatakan, dengan adanya SE ini diharapkan para pelaku usaha penjualan Minuman beralkohol bisa mematuhi SE ini. Hal ini bertujuan dalam rangka mewujudkan situasi Kota Jayapura yang aman, tenang, dan nyaman.
Karena itu, perlu diatur pembatasan dan larangan menjual, mengkonsumsi, minuman beralkohol serta melakukan kegiatan yang menimbulkan bunyi-bunyian selama perayaan Hari Natal 25 Desember dan Tahun Baru 1 Januari 2023 di Wilayah Kota Jayapura.
“Jika masih ada oknum pelaku usaha yang melanggar aturan tersebut, maka akan diambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku dan atau pencabutan SITU, SIUP, SIUP-MB, TDP dan sanksi administrasi lainnya kepada pemegang izin,” ungkapnya, Senin (12/12)kemarin.
Frans Pekey juga meminta kepada masyarakat untuk dapat mengawasi waktu penjualan Minuman beralkohol, petasan, mercon dan sejenisnya sesuai instruksi ini. Warga diminta juga melaporkan bila melihat adanya pelanggaran terhadap instruksi ini kepada kasatpol PP Kota Jayapura dengan nomor telepon 085344583388.
Selain itu, nantinya juga akan dilakukan patroli gabungan antara Satpol PP Kota Jayapura TNI/Polri demi kenyamanan dan keamanan bersama.(dil/tri)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…